Pembangunan dan pelebaran jalan sepanjang 6 kilometer di Desa Tambakreja, merupakan proyek rintisan jalan lintas selatan. April 2009, jalan terlihat mulus dan rata. Pembangunan jalan melintas dari selatan irigasi Suren hingga perbatasan Desa Cinyawang, Patimuan. Sayang umur kemulusan pembangunan ini tidak awet, akhir september kondisi permukaan jalan sudah mulai bergelombang.
Penyebab tak mulusnya jalan disebabkan tipisnya urugan pelebaran jalan. Kontraktor yang mengerjakan juga sangat hemat bahan. Pondasi batu hitam sangat sedikit, sementara batuan kapur terlihat menggunung. Dengan bahan urug seperti itu, jalan akan bergelombang akibat beban kendaraan yang lewat.
Pembangunan jalan di Desa Tambakreja sebaiknya menjadi contoh gagalnya resep yang digunakan sang kontraktor. Peran auditor sangat penting untuk memeriksa apakah besarnya biaya yang dikeluarkan sepadan dengan hasilnya. Bila hasilnya tidak, pasti ada praktek penyelewengannya. Ayo, segera periksa!
| Comments |
|
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3




