Forum Warga

Pengalaman Mengikuti Musrenbang

E-mail Print PDF
Gandrungmangu - Jum'at kemarin (28/01), pemerintah desa Cinangsi bersama warga mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di balaidesa Cinangsi Kecamatan Gandrungmangu Kabupaten Cilacap.
Kebetulan saya hadir sebagai warga Cinangsi sekaligus sebagai tim monitoring Musrenbangdes Lakpesdam Cilacap. Pada tahun 2007 saya juga pernah menjadi tim monitoring musrenbangdes di desa yang sama. Waktu itu, permintaanku untuk mengikuti musrenbang kepada pihak desa dibatasi hanya menjadi pemantau, jadi tidak mempunyai hak bicara. Alasannya karena tiap dusun sudah di tentukan 5 perwakilan saja sesuai kesepakatan sebelumnya antar kepala dusun. Namun, karena perwakilan dari dusunku hanya kadusnya yang hadir, maka saya pun diminta menjadi salah satu perwakilan dusun dan akhirnya mempunyai hak bicara di forum tersebut.

Kamis kemaren agaknya sudah lebih baik dari tahun 2007. Walaupun surat permintaan untuk di undang mengikuti musrenbang dari PC NU Cilacap belum saya sampaikan, tetapi ternyata saya sudah dapat undangan. Beberapa waktu sebelumnya saya bersama temen-temen memang sudah melakukan koordinasi dengan Bappeda Cilacap bahwa kami mau melakukan monitoring Musrenbang. Disamping itu surat tembusannya juga sudah saya sampaikan ke kecamatan. Baik sekdes Cinangsi maupun Sekcam Gandrungmangu kemaren juga sempat mengatakan bahwa Bappeda juga sudah berkoordinasi dengan kecamatan dan desa bahwa wraga NU minta di libatkan dalam forum musrenbang baik sebagai warga desa yang punya hak bicara maupun sebagai tim monitoring yang membawa beberapa form untuk diisi. Beberapa hal yang kita monitoring antara lain dari aspek Partisipasi warga, aspek kapasitas panitia penyelenggara, aspek bahan pendukung materi pembahasan, aspek kapasitas fasilitator dan aspek metodologi.

Dari 130 undangan yang di sebarkan oleh panitia penyelenggara, yang hadir sekitar 70 orang beriktu pemerintah desa dan narasumber dari kecamatan. Perwakilan perempuan yang hadir hanya 10 orang juga berikut 2 dari panitia penyelenggara. Dari segi pembukaan ruang partisipasi, penyelenggaraan kemaren menurut saya cukup terbuka dan memenuhi kapaitas sebagai forum milik warga masyarakat. Semua orang juga punya hak bicara.

Forum yang di undangannya di mulai pukul 08.30 WIB ternyata molor hampir 2 jam. Pukul setengah sebelas baru di mulai. Nara sumber pertama adalah kepala desa Cinangsi Anshori, Sekcam Gandrungmangu Budi Narimo, PU UPT Sidareja dan dari Fasilitator teknik PNPM kecamatan gandrungmangu.

Fasilitator di tentukan secara aklamasi dan akhirnya mas Dedi ketua BPD Cinangsi menjadi fasilitator. Pada tingkat ini beberapa hal yang di rasa kurang adalah kesiapan fasilitator. Secara teknis saya kira ia belum paham dengan prinsip dasar musrenbang dan materi-materi yang di bahas. Beberapa kali terlihat ia akan mengakhiri fasilitasinya, padahal tugas sebagai fasilitator belum selesai.

Tugas Fasilitator adalah sesuai dengan apa yang menjadi tujuan Musrenbang. Pertama Menampung dan menetapkan kegiatan prioritas sesuai kebutuhan masyarakat yang diperoleh dari musyawarah perencanaan pada tingkat di bawahnya (Musyawarah Dusun/kelompok).Kedua, Menetapkan kegiatan prioritas desa/kelurahan yang akan dibiayai melalui Alokasi Dana Desa/Kelurahan yang berasal dari APBD Kabupaten/Kota maupun sumber pendanaan lainnya. Ketiga, Menetapkan kegiatan prioritas yang akan diajukan untuk dibahas pada Forum Musrenbang Kecamatan (untuk dibiayai melalui APBD Kabupaten/Kota atau APBD Provinsi). Keempat, Menetapkan prioritas kegiatan yang akan di biayai oleh PNPM.

Dari aspek bahan Materi seperti dokumen RPJMDes maupun RKPD, dokumen tersebut sebenarnya ada dan sempat disampaiakan oleh Sekdes Cinangsi Karseno sebagai pembawa acara, namun peserta Musrenbang tidak mendapatkan kopi bahan-bahan tersebut, sehingga apa yang ada dalam dokumen tersebut tidak bisa terserap secara maksimal. Menurut saya adalah penting masyarakat mengetahui cara pandang terhadap musrenbang yang diawali dengan mengerti akan hakikat perencanaan pembangunan dalam satu tahun. Salah satu caranya dengan mengetahui dan mempelajarai dokumen-dokumen tersebut yang telah di buat oleh pemdes.

Namun secara keseluruhan saya kira musrenbangdesa Cinangsi sudah cukup bagus di banding tahun-tahun sebelumnya. Itulah sedikit pengalaman saya mengikuti Musrenbangdes, Semoga ada beberapa hal yang bisa di ambil sebagai pelajaran bersama tentang arti partisipasi warga dalam perencanaan pembangunan. (Akhmad Fadli)
Comments
Search
Only registered users can write comments!

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

Last Updated ( Friday, 29 January 2010 13:16 )  

Kirim Berita

Pilihan Bahasa

English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Survei

Apa Pendapat Anda tentang Kinerja Penanganan Korban Gempa Bumi (2/9/2009) oleh Pemkab Cilacap?
 

RSS

You are here: