Forum Warga

Durian, Rezeki Musiman Warga Banjarharjo

E-mail Print PDF
Banajarharjo-- Durian bukan buah yang asing lagi. Buah berkulit duri dan beraroma sedap ini sudah sangat terkenal di tengah masyarakat. Di Desa Banjar Harjo Kecamatan Kalibawang Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta, duren adalah salah satu sumber rezeki musiman yang cukup membantu dapur warga agar tetap mengepul.

Menurut Suminah, salah seorang Warga, durian kalibawang ditanam tidak secara profesional layaknya perkebunan buah. Durian di kampung ini ditanam seperti tanaman buah lainnya, seperti Rambutan.

"Durian ya kaya tanduran liyane, kaya rambuatan. Menawi hasile katah nggeh dipun sade," tegas Suminah.

Harga durian yang cukup tinggi menjadi daya tarik tersendiri bagi warga untuk dijadikan komoditas dagang. Tetapi, jika dibandingkan dengan durian yang dijual di tempat lain di Yogyakarta, harga durian Kalibawang masih relatif lebih murah. Untuk durian ukuran kecil hanya diberi harga sepuluh ribu rupiah. Durian berukuran sedang seharga limabelas sampai dengan duapuluh ribu rupiah. Durian ukuran besar, bahkan dapat dibeli dengan harga dua puluh lima ribu sampai tiga puluh lima ribu rupiah. Hanya saja, kebanyakan durian di sini baru dijual setelah benar-benar matang di pohon.

"Harga duren nggeh radi mirah tinimbang wonten lintunipun. Enggeh sedoyo duren meniko engakang dipun sade sampun mateng, mboten ngagem karbit," lanjut Suminah.

Dari penjualan duren, warga rata-rata bisa memperoleh seratus ribu rupiah perhari tergantung dengan persediaan duren dan ramainya pembeli. Durian pun hanya dijajakan di halaman depan rumah atau di tepian jalan. Jika Anda tertarik untuk mempoleh duren matang dan berharga miring, tak ada salahnya mendatangi kampung ini.
Comments
Search
Only registered users can write comments!

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Kirim Berita

Pilihan Bahasa

English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Survei

Apa Pendapat Anda tentang Kinerja Penanganan Korban Gempa Bumi (2/9/2009) oleh Pemkab Cilacap?
 

RSS

You are here: