Korban pertama adalah Muhammad Adnan (59) dan Isterinya, Siti Musriáh (58), warga Desa Gandrungmangu, Kecamatan Gandrungmangu. Guru Sekolah Dasar Negeri 1 Gandrungmangu ini kehilangan satu unit komputer jinjing dan uang sebesar delapan ratus ribu rupiah.
Korban lainnya adalah Basuki (56), warga Bojong, Kawunganten, menderita kerugian sekitar dua puluh enam juta rupiah dan sejumlah perhiasan. Korban terakhir adalah Ngadim (55), Staf Dinas Pendidikan Kecamatan Kedungreja, yang tinggal di Bangunreja, Ciklapa, Kecamatan Kedungreja. Ia kehilangan empat puluh gram emas.
Menurut Siti Musriáh (58), pencurian terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Ia dan suaminya tengah mengajar di sekolah. Sementara itu, kedua putra mereka tengah studi di Purwokerto dan Jogjakarta.
"Saya pulang terlebih dahulu. Saya dan bapak (Muhammad Adnan) berbeda sekolah," ungkapnya
"Saat tiba di depan rumah saya terkejut. Saya curiga dengan kondisi jendela dan pintu yang telah rusak. Jangan-jangan rumah saya di satroni maling. Setelah saya masuk rumah, kecurigaan saya terbukti. Saya langsung saya hubungi untuk segera pulang. Saya ketakutan," lanjutnya.
Menurut salah satu tetangganya, M (35) pelaku berjumlah empat orang dan mengendarai empat sepeda motor. M menyapa para pelaku yang mengaku dari sidareja. Bahkan M, sempat mempersilakan para pelaku singgah di rumahnya sambil menunggu empunya rumah pulang. M tidak melihat tanda-tanda yang mencurigakan. Pelaku juga terlihat santai, sehingga dirinya tidak berpikir macam-macam.
"Waktu saya tanyakan, mereka mengaku teman mas Oji (Putra Bapak Adnan). Katanya mas Oji sedang dalam perjalanan pulang,karena sudah di SMS," paparnya.
Modus Pencurian yang sama
Sindikat ini menggunakan modus pencurian dengan latar belakang pekerjaan korban sama, yaitu Pegawai Negeri Sipil. Kejadian berlangsung siang hari di saat mereka sedang melaksanakan tugas di kantor masing-masing, dan tidak ada seorangpun di rumah.
Sehingga besar kemungkinan komplotan pencuri ini adalah sindikat profesional dengan modus operandi yang sama dan telah merencanakan aksi pencurian ini dengan matang.
Keluarga Bapak Muhammad Adnan telah melaporkan kejadian tersebut ke anggota Kepolisian Sektor Gandrungmangu. Para Korban berharap pelaku pencurian ini cepat tertangkap.
| Comments |
|
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3




